Kembang api


Jumat, 20 September 2019

PENUTUPAN TRADISI NIROK NANGGOK DI PULAU BELITUNG (DESA KEMBIRI) BAG-2 S...





Tradisi nirok-nanggok di pulau Belitung. Nirok-nanggok adalah upacara adat yang menunjukan rasa syukur atas segala Nikmat yang di berikan-Nya, yang dilakukan secara beramai-ramai, dan dipandu oleh seorang Pemimpin atau Ketua Adaat dalam Suatu Desa.



Sebagian besar daerah di Indonesia,Mengalami beberapa Musim di antaranya musim kemarau di Pulau Belitung di tengah mengalami musim kemarau. Hanya satu-dua kali hujan turun dalam kurun Kurang lebih waktu 4 bulan terakhir. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat resah karena menyusutnya debit air, debu jalanan, serta maraknya resiko kebakaran lahan .



Namun, kemarau tak selalu menjadi keluhan. Bagi sebagian masyarakat Belitung, musim kemarau panjang justru menjadi berkah. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang menikmati berkah kemarau lewat tradisi "Nirok Nanggok" di Desa Kembiri.



Yang Pasti Lebih Seru dan Ramai desa yang ikut berpartisipasi dalam penutupan di tambah pembagian Hadiah bagi mereka yang menang...Seperti apa tradisi Nirok nanggok bagian II tersebut simak saja Video saya berikut ini...

Kamis, 19 September 2019

TRADISI NIROK NANGGOK DI PULAU BELITUNG (DESA KEMBIRI)

3

PEMBUKAAN TRADISI NIROK NANGGOK DI PULAU BELITUNG (DESA KEMBIRI) PART-1

Tradisi nirok-nanggok di pulau Belitung. Nirok-nanggok adalah upacara adat yang menunjukan rasa syukur atas segala Nikmat yang di berikan-Nya, yang dilakukan secara beramai-ramai, dan dipandu oleh seorang Pemimpin atau Ketua Adaat dalam Suatu Desa.



Sebagian besar daerah di Indonesia,Mengalami beberapa Musim di antaranya musim kemarau di Pulau Belitung di tengah mengalami musim kemarau. Hanya satu-dua kali hujan turun dalam kurun Kurang lebih waktu 4 bulan terakhir. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat resah karena menyusutnya debit air, debu jalanan, serta maraknya resiko kebakaran lahan .



Namun, kemarau tak selalu menjadi keluhan. Bagi sebagian masyarakat Belitung, musim kemarau panjang justru menjadi berkah. Seperti yang dirasakan oleh masyarakat Desa Kembiri, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang menikmati berkah kemarau lewat tradisi "Nirok Nanggok" di Desa Kembiri.



Seperti apa tradisi Nirok nanggok tersebut simak saja Video saya berikut ini...

Senin, 16 September 2019

TARI SEPEN BELITUNG ( SANGGAR PELANDOK LAKI )





Tari Sepen Persembahan dari Sanggar Pelandok Laki dalam acara Ekonomi Kreatif II tahun 2019 di pulau Belitung.



Sekilas Tari Sepen Belitung..



Tari Sepen adalah tarian tradisional masyarakat kepulauan Belitung yang di dalamnya terdapat unsur gerakan pencak silat. Tarian ini merupakan tari tradisional dari daerah Bangka Belitung yang sangat kental akan budaya melayu, baik dari segi kostum, pengiring dan beberapa gerakan di dalamnya. Tari Sepen ini biasanya ditampilkan sebagai tarian selamat datang pada acara penyambutan tamu besar yang datang kesana.



Gerakan Tari Sepen



Gerakan pada Tari Sepen ini lebih mengutamakan kelincahan pada gerakan tangan dan kaki. Setiap gerakan pada tarian ini tentu mempunyai makna tersendiri di dalamnya. Tarian ini didominasi oleh gerakan tepuk tangan yang diselaraskan oleh alunan musik pengiring. Selain itu formasi penari yang sering berpindah-pindah namun tetap terlihat rapi sehingga menghasilkan gerakan yang indah.



Perkembangan Tari Sepen



Dalam perkembangannya, Tari Sepen ini menjadi salah satu tarian tradisional yang cukup terkenal di masyarakat Bangka Belitung, khususnya daerah kepulauan Belitung yang menjadi tempat asalnya. Tarian ini sering ditampilkan dalam festival budaya maupun penyambutan tamu besar dan para rombongan wisatawan yang datang kesana. Selain sebagai tarian hiburan, juga untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas akan kekayaan seni dan budaya yang ada di daerah Bangka Belitung.


Minggu, 15 September 2019

KERUNCONG STAMBUL FAJAR (KSF) SUAK GUAL BELITUNG





Sekilas Sejarah Masuknya Kesenian Keroncong ke Indonesia yang kemudian menyebar sampai ke kepulauan Belitung...



Musik keroncong dibawa oleh Portugis ke Batavia, tepatnya Kemayoran, Kampung Tugu, ketika di abad XVII yang kemudian berkembang ke daerah-daerah di Pulau Jawa.Yang pada akhirnya di bawa

ke daerah-daerah lain nya di Indonesia.



Di antaranya Pulau Mendanau, Masih terlihat jejak Peninggalan Belanda di pulau ini seperti Mercusuar yang di bangun Belanda tahun 1883 di Tanjong Lancor ALKI (Alur Laut Kepulauan Indonesia) Beberapa Makam Kuno serta pemancar Radio.



Keruncong Stambul Fajar (KSF) yang saat ini di Pimpin oleh Suherman atau Jabink, nama kelompok musik keruncong tersebut yang oleh masyarakat Pulau Belitung merupakan salah satu kesenian tradisi.



Kelompok kesenian ini berasal dari Desa Suak Gual kecamatan Selat Nasik Belitung