Kembang api


Sabtu, 20 April 2019

PANTAI BATU BEDIL BELITUNG





Pantai Batu Bedil terletak di Desa Sungai Padang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung,

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Pantai itu kini menjadi salah satu geosite dalam Geopark Belitong. Masyarakat setempat menamainya Batu Bedil karena karakter pantainya yang unik.

Saat angin kencang dan pantai bergejolak, pantai tersebut mengeluarkan suara seperti tembakan

senjata. Maka itu muncul lah nama Batu Bedil. Kisah ini bukan rekaan atau legenda guys! Tapi

memang nyata.



Bahkan kesaksian mengenai keunikan pantai Batu Bedil ini sudah ada sejak 132 tahun lalu.

Adalah orang Belanda Conerlis de Groot yang mengungkapkannya.

Ia memuat kesaksian tersebut dalam bukunya yang diterbitkan tahun 1887.

Ia adalah seorang insinyur yang ikut merintis perusahaan timah swasta Belanda di Belitung Tahun 1851.Bukunya berjudul Herinneringen aan Blitong dan kesaksian mengenai keunikan pantai Batu Bedil bisa kalian temui di halaman 235.



Seperti apa ke Indahan Pantai Batu Bedil tersebut simak saja Video saya berikut ini










Jumat, 19 April 2019

SIRO PERANGKAP IKAN BELITUNG





Siro atau Sero (guiding barrier) adalah perangkap ikan, dibangun oleh warga – umumnya nelayan - memanjang dari garis pantai arah ke tengah laut dengan ukuran panjang dan lebar yang bervariasi, tergantung keinginan si pembuat, yang pasti, semakin panjang dan semakin lebar siro tersebut, peluang mendapatkan ikan dalam jumlah yang lebih banyak sangat terbuka lebar. Perangkap ini akan menuntun ikan masuk ke dalam kandang dan setelah itu ikan tidak bisa lagi keluar dari perangkap.



Nelayan datang mengunjungi Siro saat air laut sedang surut kering untuk melihat ada apa tidak ikan yang sudah terperangkap. Berbagai macam jenis ikan yang terperangkap dalam Siro tersebut. Bukan Cuma ikan semata,Cumi-Cumi, atau Sotong atau Cumi Karang pun sering terperangkap masuk dalam Siro. Ikan maupun jenis cumi yang terperangkap tersebut banyakan masih hidup, jadi kesegaran ikan sudah dipastikan.



Perangkap ikan bernama Siro tersebut, untuk membuatnya bukan perkara mudah, susah-susah gampang atau gampang-gampang susah. Disamping butuh pengetahuan, membuanya juga mesti menunggu air laut sedang surut kering. Jaman sekarang ini sangat sulit menemui keberadaan Siro karena warga nelayang engan untuk membuatnya.Di wilayah Pulau Belitung sendiri, keberadaan Siro masih bisa ditemukan,



Untuk lebih Jelasnya Bagaimana Bentuk dan Cara kerjanya Siro simak saja video saya Berikut ini

Kamis, 18 April 2019

PULAU BELITUNG BELITUNG ISLAND BAG-2





Belitung, or Belitong formerly known as Billiton is an island off the east coast of Sumatra, Indonesia,

flanked by the Gaspar Strait and Karimata Strait. The island is famous for white pepper which in the local language is called sahang, and C-type excavated mining materials such as tin, quartz sand, white clay (kaolin), and granite. And now this is an alternative natural tourist destination.



Belitung Island is divided into 2 regencies namely Belitung Regency, with capitals in Tanjung Pandan, and East Belitung, with the capital of Manggar.



The tourist attractions in Belitung include



Lengkuas Island

Kelayang Island etc.

Tugu Satam As a symbol of the City of West Belitung

Having an International Airport

Towards East Belitung

We Can Meet Tourism Attractions such as:

Open Pit

or the Laskar pelangi School Replica

And There Are Many More Places of Tourist Attraction

Which is no less interesting and beautiful



To reach Belitung Island, there are two accesses, namely by airplane and by ship.

However, to travel it is advisable to take a plane.

Because riding a ship requires a long time, whereas by plane we only need less than 1 hour from Jakarta Soekarno Hatta airport. To Hanadjoedin airport in the city of Tanjung Pandan (Belitung).



Most of the population, especially those living in coastal areas, are very familiar with marine life which is rich in marine fish products. Various processed foods made from fish become the daily food of the population. The wealth of the sea is one of the sources of livelihood for the population of Belitung.

Natural resources that are not less important for the life of the people of Belitung are tin. The tin mining business had begun since the days of the Dutch East Indies.



Geographically, Belitung Island is located at 107 ° 31.5 '- 108 ° 18'

East Longitude and 2 ° 31,5'-3 ° 6.5 'South Latitude. Overall the area of ​​the island of Belitung reaches 4,800 km² or 480,010 ha. The island of Belitung in the north is bordered by the South China Sea,

the east is bordered by the Karimata Strait, south of the Java Sea and west of the Gaspar Strait.

Selasa, 16 April 2019

SYUKURAN KELAHIRAN ANAK BELITUNG





Seperti diketahui bahwa sebagian besar masyarakat di provinsi ini memeluk agama Islam. Oleh



sebab itu, tidaklah mengherankan jika upacara adat pada masa kelahiran di provinsi ini



dipengaruhi oleh ajaran Islam.



Selanjutnya, setelah bayi berusia beberapa hari dilakukan upacara Aqiqoh sekaligus Upacara



pemberian nama kepada bayi tersebut. Upacara ini ditandai dengan menyembelih seekor kambing



untuk bayi perempuan dan dua ekor kambing untuk bayi laki-laki. Pada saat itu juga berlangsung



upacara cukur rambut bayi.



Untuk lebih jelasnya simak saja Video saya berikut ini semoga bermanfaat

LOMBA MANCING DI PULAU KULONG BAG 2





My trip this time to the Sights and Fishing Agro of PULAU KULONG

in Selumar Village, Sijuk Subdistrict, Tanjungpandan Regency, Belitung Regency, which is holding a fishing competition for men (men)



Kulong Island Tourism is actually the first tourist attraction in Belitung that utilizes a former tin mining excavation which is transformed into a tourist attraction.



To serve visitors who want to enjoy the facilities in Kulong Island tourism park, the manager is intentionally open from 8 am to 5 pm, with relatively cheap entry rates, which is only Rp.10 thousand per person.



for more details How is the excitement of the Fishing Competition on Kolong Island just look at my following video

Minggu, 14 April 2019

LOMBA MANCING DI PULAU KULONG





Perjalanan saya Kali ini menuju Agro Wisata Pemandangan dan Pemancingan PULAU KULONG

di Desa Selumar Kecamatan Sijuk Kabupaten Tanjungpandan Belitung Yang Tengah mengadakan Lomba Memancing Ikan Buat Buat Ibu-Ibu



Wisata Pulau Kulong sebenarnya merupakan objek wisata pertama di Belitung yang memanfaatkan bekas galian tambang timah yang disulap menjadi obyek wisata.



Untuk melayani pengunjung yang ingin menikmati fasilitas di Taman wisata Pulau Kulong ini, pihak pengelola sengaja buka sejak pukul 8 pagi hingga pukul 5 sore, dengan tarif masuk yang relatif murah, yaitu hanya Rp 10 ribu per orang.



untuk lebih Jelasnya Bagaimana keseruan Lomba Mancing di Pulau Kolong simak saja Video Saya berikut ini