Kembang api


Rabu, 12 Agustus 2020

Budidaya Lebah Trigona (klanceng, kelulut) bersama Edi Wsun di Desa Air ...





Memecah koloni lebah Trigona (klanceng, kelulut) bertujuan untuk memperbanyak jumlah koloni lebah dari satu koloni menjadi dua koloni. Perbanyakan koloni bisa dilakukan dengan cara pemecahan koloni. Pemecahan koloni ini harus dilakukan, tidak bijak rasanya apabila kita selalu mengambil koloni dari alam bebas walaupun hal tersebut bertujuan pelestarian. Dengan riset ini diharapkan adanya kemandirian peternak lebah trigona dalam memperbanyak koloni yang dibudidayakannya dari jenis tertentu tanpa harus susah payah blusukan ke dalam hutan.



Saat Anda memutuskan untuk memecah sebuah koloni Trigona, ada beberapa syarat agar berhasil dan tidak menyengsarakan lebah. Berikut beberapa syaratnya:



1. Koloni lebah dalam keadaan kuat

2. Terdapat banyak lebah pekerja

3. Terdapat banyak telur

4. Terdapat madu dan pollen

5. Pemecahan dilakukan pada musim bunga mekar, artinya banyak tersedia pakan.



Langkah dan cara memecah koloni trigona baik jenis laeviceps atau itama adalah sebagai berikut.



Lihat apakah sudah ada telur calon ratu atau belum, telur calon ratu

bentuknya paling besar dan biasanya terletak bercampur dgn telur pekerja.

Pastikan anda memiliki telur calon ratu, bila tidak anda bisa mengambilnya

dari kotak lain, tapi yang masih satu jenis.



Sediakan kotak kosong di samping kotak lama.



Jika koloni yang mau dipecah masih berbentuk kayu log, maka log perlu dibelah dulu

dengan gergaji chain saw. Jika koloni lebah ada di dalam kotak (stup) maka kotak perlu

dibuka. Congkel serta ambil dengan hati-hati sebagian telur, madu, pollen, propolis,

serta ratu, dan pindahkan ke dalam kotak kosong yang telah disiapkan.



Olesi lubang masuk (entrance) dengan propolis koloni itu, dan dekatkan pada kotak/log

lama sambil kotak lama di geser sedikit. Biarkan lebah pekerja masuk sebagian

pada kotak/log baru dan lama.



Pastikan kedua kotak terisi masing-masing cukup banyak lebah pekerja (sebagian).

Pindah kotak baru yg ada ratunya pada jarak yg agak jauh.



Pada kotak/log lama tanpa ratu, pastikan ada telur calon ratu, jika tidak ambil telur

calon ratu dari kotak lain dan letakkan di situ.



Tunggu sampai calon ratu menetas, setelah kawin baru ratu akan bertelur.



Lakukan percobaan ini beberapa kali dan semoga berhasil, sesungguhnya segala sesuatu

memerlukan ilmu untuk mengerjakanya dan pengalaman adalah ilmu yg akan memantapkan teori ini.

Selamat mencoba.

Jumat, 24 Juli 2020

Pampi Goreng Belitung ala Creators





Pampi sebenarnya mirip dengan Kwiteau
Kwetiau/ pampi goreng yg lbh dikenal oleh masyarakat Belitung.
Ada yang sangat enak dan disukai oleh masyarakat domisili.
Rasanya mantap, selain kwetiau goreng, ada juga kwetiau rebus.
harga sangat terjangkau.
Sebenarnya Pampi lebih manarik karena ada udang kecil kecil, sawi dan telor
serta ditambah dengan ketimun.
Kali ini saya mencoba mempraktekan cara memasak Pampi Goreng ala fast food makanan atau Pampi siap saji...
Harap di maklumi sahabatku saya bukan pakar masak namun saya berusaha mencoba mempraktekanyauntuk lebih jelasnya simak saja Video saya berikut ini....

Senin, 06 Juli 2020

Potensi Ikan Asin Desa Tanjung Rusa Kec.Membalong Kab.Belitung





Potensi Ikan Asin Desa Tanjung Rusa

Penelusuran Saya Kali ini di Desa Tanjung Rusa mengupas Potensi Ikan Asin yang berada di Desa Tanjung Rusa Kec.Membalong Kab.Belitung.
Bersama Ketua HKM Belantu Jaye Beserta Sekretaris HKM kami menemui
Ibu Novita sebagai Pengelola sekaligus pemilik Usaha dan Pengolahan Ikan Asin yang berada di desa Tanjung Rusa.

Untuk lebih jelasnya simak saja Video saya Berikut ini...

Senin, 29 Juni 2020

Batu Tangga Pantai Tnjung Kerdindang Desa Tanjung Rusa Kec.Membalong-Bel...





Maaf dalam Video ada kesalahan Penulisan Nama Pantai Kredindang = Pantai Kerdindang Lengkapnya Pantai Tanjung Kerdindang.

Pantai Kerdindang merupakan salah satu pantai yang ada di desa Tanjung Rusa.Pantai ini patut di pertimbangkan untuk salah satu tujuan wisata selain Indah panoramanya juga di penuhi dengan bebatuan granit tak kalah menariknya dengan pantai-pantai yang ada di pulau Belitung.
Ada suatu yang unik dan menarik di pantai ini,yaitu sebuah batu dimana batu tersebut biasa di sebut dengan sebutan "Batu Tangga".

Kenapa di sebut Unik?? Batu ini mempunyai ciri Khas sendiri di bandingkan batu-batu Granit lainya. Di bilah sisi kanan dan kiri nya mempunyai sirip mirip anak tangga yang tersusun hingga ke bagian paling atas Batu tersebut.

Belum di ketahui apakah batu ini mempunyai Legenda ataupun Sejarah dahulunya. Namun prakiraan sementara sirip-sirip di sisi kanan dan kiri batu tercipta oleh alam yang kemungkinanya dari ombak atau arus laut yang lamanya ratusan/ribuan tahun menerjang dan bersentuhan langsung dengan batu tersebut.

Pada bagian Atas Batu tertulis tahun 1973 dan Tulisan TRI serta sebuah Kotak segi empat terbuat dari semen yang oleh penduduk setempat dulunya di Pasang Besi untuk mengibarkan Sang Merah Putih bendera kebangga'an Kita Republik Indonesia.

Mungkin ada Teman,Sahabat dan Saudaraku yang penasaran dengan Batu ini,datang saja langsung ke Lokasi di Pantai Kerdindang Desa Tanjung Rusa-Belitung.Bagi yang suka Selfie2 batu ini Indah dan Unik buat di abadikan dengan Panorama pantai nya yang indah...Jadi Tunggu apalagi "Cekidot Now"

Sabtu, 27 Juni 2020

Cerita Hikayat Taman Lanun dari Dsn Sabung Desa Tanjung Rusa Kec.Membalo...





Cerita Hikayat “Taman Lanun”
Dari Dusun Sabung Desa Tanjung Rusa
Kecamatan Membalong Belitung

Kisah ini di ambil (Nara sumber) dari cerita
orang tua dan warga terdahulunya.

Pada zaman dahulu sebelum Agama Islam masuk alkisah
di salah satu dusun yang berada dipulau belitung yaitu
bernama Dusun Sabung yang merupakan sebuah Dusun yang
dahulunya aman dan tentaram. Namun keadaan tersebut tidak
berlangsung lama dengan masuknya lanun (bajak Laut) ke desa tersebut.
Para Lanun (Bajak Laut) terkenal dengan kesadisan dan kebengisanya,
datang untuk merampok,membunuh dan menculik para wanita yang berada
di dusun seputaran pesisir pantai.

Ada suatu kisah yang sangat menarik dari Dusun ini yaitu cerita
Batu Jungkong (Sampan Kecil) dan Taman Lanun yang Lokasinya berada
tidak jauh dari seputaran Pantai Merida kurang
lebih 200 meter dari bibir Pantai.

Jungkong adalah dalam bahasa Indonesia sejenis Perahu atau Sampan kecil, yang biasa di sebut orang desa atau kampong tersebut dengan sebutan jungkong.
Sedangkan Taman dalam Bahasa Belitung artinya tempat untuk menampung atau meletakan mahluk hidup dalam suatu tempat atau wadah.

Dahulunya Jungkong ini di pergunakan para Lanun (Bajak Laut)
untuk mendekati bibir pantai atau sungai di sedangkan kapal Besar/Induk tetap berada di tengah laut. Pada zaman itu Lanun merupakan musuh warga/masyarakat pesisir pantai.


Dari kejauhan Nampak Kapal Lanun mendekat dan menurunkan beberapa jungkong beserta para lanun mendekati muara sungai Pasang. Hidup di Pesisir pantai bukanlah suatu hal yang menyenangkan pada waktu itu.
Masyarakat yang hidup di pesisir pantai apabila mereka melihat, layar kapal
Lanun (Bajak Laut) mereka segera bergegas lari serta mencari tempat perlindungan.
.
Adapun Tujuan dari para Lanun (Bajak Laut) naik kedaratan utamanya ingin merampas apa-apa yang dimiliki dari masyarakat dan yang lebih menakutkan lagi mereka juga menangkap dan menyadra para wanita untuk dibawa ketempat mereka untuk diperbudak, namun sebelum dibawa kesana terlebih dahulu para wanita tersebut disandra dimana tempat tersebut sekarang ini masih ada fakta atau lokasinya , dan orang-orang dusun biasa menyebutnya dengan sebutan “Taman Lanun” dimana lokasinya berada didaratan seputaran sungai Pasang.

Untuk lebih jelasnya ikuti penelusuran saya dalam video berikut...

Sabtu, 20 Juni 2020

Panen Madu HKM Belantu Jaye Desa Tanjung Rusa Kec.Membalong Kab.Belitung





hallo sahabat ku semua... jumpa lagi bersama saya

Dalam Video Kali ini...penelusuran Saya ke Desa Tanjung Rusa Kecamatan Membalong Belitung...
Disini Pak Sahali Sebagai Pawang Madu akan memberikan Tutorial dan Penjelasan mengenai Panen Madu di Pulau sebut Sunggau atau Sunggaran,Sekaligus menjelaskan teknik memanen madu....

Cukup menegangkan berdiri di antara ribuan koloni lebah, namun untuk memuaskan penonton saya beranikan diri mendekat,karena menurut Pak Sahali (Pawang/Ahli) Madu ,lebah-lebah tersebut tak akan menyengat asalkan mereka tak di sakiti...
Bila ada sahabat-sahabatku yang minat traveling ke sini dapat menghubungi saya
Multi Media Belitung atau bisa menghubungi 0878 7808 8055 a/n Ayen..(Pengurus HKM Belantu Jaye)

Paket wsata yang di tawarkan :

1. Lebah Kelulut
2. Panen Madu Alam
3. Memberi makan Burung camar di laut
4. Memancing Ikan dengan menggunakan layang-layang
5. mengunjungi Pulau Pasir Tanjung Rusa
6. Mencari Kerang
7. Mengangkat Bubu Ketam/Kepiting
8. Kuliner Seafood segar hasil Laut Tanjung Rusa seperti :
Kepiting,Udang Vaname,Ikan Bakar,Gamgan dll
9. Bagi yang ingin Belajar membuat sunggau atau belajar cara memindahkan lebah liar dari
atas pohon ke Bawah ada paket khusus itu..
Dan Masih Banyak lagi sensasi menarik lainya tergantung berapalama
sahabatku disana...
Contohnya kemarin ada permintaan Wisatawan dari Eropa minta paket wisata yang lebih menantang minta di temnenin melihat Buaya pada malam hari...HKM belantu jaye siap menemani di jamin aman 100% sesuai permintaan semua bisa di atur...

HKM Belantu juga menyediakan tempat penginapan sederhana baik untuk Paket 2N n 3D atau paket 1 minggu dan Transportasi penjemputan di Bandara...Full Adventure...di jamin memuaskan sahabatku

kiraya itu saja yang dapat saya sampaikan lebih dan kurangnya saya minta maaf dan mengucapkan banyak terimakasih
untuk lebih jelasnya bagaimana keseruan yang kami temui di sana simak saja video saya berikut ini
mohon jangan lupa dukung saya Sahabatku dengan cara Subscribe,Like,Comen dan Share...agar saya tetap semangat
dalam mencari konten-konten menarik lainya... Terimakasih

******

Kamis, 18 Juni 2020

Panen Madu di Pulau Kampak Segmen Kedua Desa Tanjung Rusa Kec.Membalong ...





Subscribe disini
Untuk dapatkan video kami
=====================================================
hallo sahabat ku semua... jumpa lagi bersama saya

Dalam Video Kali ini...penelusuran kami menuju Pulau Kampak yang berada tepat di depan Desa Tanjung Rusa Belitung...
Disini Pak Sahali Sebagai Pawang Madu akan memberikan Tutorial dan Penjelasan mengenai Panen Madu di Pulau sebut Sunggau atau Sunggaran,Sekaligus menjelaskan teknik memanen madu....
Panen madu di pulau kampak ada kurang lebih 10 Sunggau jadi memakan waktu seharian.
Cukup menegangkan berdiri di antara ribuan koloni lebah, namun untuk memuaskan penonton saya beranikan diri mendekat,karena menurut Pak Sahali (Pawang/Ahli) Madu ,lebah-lebah tersebut tak akan menyengat asalkan mereka tak di sakiti...
Bila ada sahabat-sahabatku yang minat traveling ke sini dapat menghubungi saya
Multi Media Belitung atau bisa menghubungi 0878 7808 8055 a/n Ayen..(Pengurus HKM Belantu Jaye)